Satgas Covid-19 : Boleh Ikut Vaksin Meskipun Tak Punya NIK

Masyarakat antre mengikuti program vaksin pemerintah (Foto : Berita Satu)

Jakarta, beritajuara.id-Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito, mengatakan per 3 Agustus 2021 capaian program vaksinasi sebanyak 21 juta orang penerima vaksin lengkap atau 2 dosis vaksin dengan persentase sekitar 10% dari total target sasaran vaksinasi sebanyak 208 juta jiwa.Menuruynya, pemerintah terus meningkatkan vaksinasi termasuk warga yang tidak memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Jubir Satgas Penanganan COVID-19, Prof Wiku Adisasmito,  mengatakan  hal ini dalam keterangan pers Perkembangan Penanganan COVID-19 di Graha BNPB, Kamis (5/8/2021) yang disiarkan kanal YouTube BNPB Indonesia. “Surat edaran ini mengamanatkan kepada dinas kesehatan di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota untuk segera melakukan koordinasi dengan perangkat daerah terkait pelaksanaannya,” ujar Wiku.

Wiku menerangkan masyarakat rentan yang dimaksud seperti kelompok penyandang disabilitas, masyarakat adat, penghuni lembaga pemasyarakatan (LP), penyandang masalah kesejahteraan sosial, dan pekerja migran Indonesia bermasalah serta masyarakat lainnya yang belum memiliki NIK.

Wiku menambahkan vaksinasi dosis ketiga akan menambah jumlah tenaga kesehatan, asisten tenaga kesehatan dan tenaga penunjang yang bekerja di fasilitas pelayanan kesehatan. Pemerintah akan terus mempercepat program ini dan ditargetkan akan selesai pada minggu kedua bulan Agustus

Karenanya pencapaian dalam program vaksinasi di Indonesia, lanjutnya, tidak terlepas dari peran serta semua pihak mulai dari pemerintah, sektor kesehatan, masyarakat dan berbagai pihak lainnya. “Capaian ini merupakan hasil kerjasama yang baik antara masyarakat, tenaga kesehatan, relawan dan berbagai pihak yang berkontribusi di dalamnya,” pungkas Wiku. (kris)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.