Presiden Ukraina Zelensky Tak Yakin Gertakan Rusia Gunakan Senjata Nuklir

JAKARTA – Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky mengatakan tidak percaya Rusia akan menggunakan senjata nuklir, setelah Presiden Vladimir Putin mengatakan Moskow akan menggunakan segala cara untuk melindungi wilayahnya.

“Saya tidak percaya bahwa dia akan menggunakan senjata ini,” kata Zelensky kepada stasiun TV surat kabar Jerman Bild, mengacu pada senjata nuklir. “Saya tidak percaya bahwa dunia akan mengizinkannya menggunakan senjata ini.”

Pemimpin Ukraina memperingatkan agar tidak menyerah pada ancaman Putin.

“Besok, Putin dapat mengatakan – seperti halnya Ukraina, kami menginginkan bagian dari Polandia, jika tidak kami akan menggunakan senjata atom. Kami tidak dapat membuat kompromi ini,” katanya.

Zelensky mengatakan, keputusan Presiden Putin untuk memerintahkan mobilisasi parsial adalah karena moral yang rendah di antara pasukannya.

“Dia membutuhkan jutaan tentara … dia melihat bahwa sebagian besar (pasukan) yang datang kepada kami, melarikan diri,” katanya.

“Putin ingin menenggelamkan Ukraina dengan darah, juga darah tentaranya sendiri,” kata Zelensky.

Putin pada Rabu pagi mengumumkan mobilisasi tersebut, saat Ukraina melancarkan serangan balasan kilat dan merebut kembali sebagian besar wilayah, dan juga mengisyaratkan bahwa Moskow dapat menggunakan senjata atom untuk mengatasi konflik tersebut.

“Referendum pencaplokan yang akan diadakan di wilayah yang diduduki Rusia di Ukraina adalah referendum palsu”, kata Zelensky, menambahkan 90 persen negara bagian tidak akan mengakuinya.

Pemimpin Ukraina itu mengatakan pasukan negaranya akan melanjutkan kampanye militer mereka dan membebaskan wilayahnya.

Ia mengulangi bahwa Kyiv ingin Jerman mengirim tank tempur untuk membantu Ukraina dalam perang melawan Rusia, menambah tekanan baru pada pemerintahan Kanselir Olaf Scholz.

Sementara Berlin telah mengirim beberapa persenjataan ke Ukraina, mereka sejauh ini menolak untuk mentransfer tank-tank yang diminta oleh Kyiv. “Beri kami senjata ini,” kata Zelensky.

“Tank-tank tempur berarti lebih banyak nyawa orang yang bisa diselamatkan.”

Dia mengkritik posisi pemerintah Jerman yang tidak ingin “berjalan sendiri”, karena tidak ada sekutu lain yang mentransfer tank tempur buatan Barat ke Ukraina.

“Anda adalah negara merdeka … jangan katakan Pertama AS, lalu Polandia, dan seterusnya.”

Zelensky juga mengatakan yakin Putin “sudah kalah perang”. “Sejak hari pertama invasi ke wilayah Ukraina, dia telah kalah dalam perang ini. Tidak ada yang akan memaafkannya.” (AFP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.