Presiden Percaya Pertamina Bisa Jaga Keberlanjutan Blok Rokan

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo

IJakarta, beritajuara.id-Presiden Joko Widodo menyambut baik proses alih kelola Wilayah Kerja (WK) Rokan dan memberikan ucapan selamat kepada Pertamina yang telah mengambil alih pengeloaan Blok Rokan  setelah selama 70 tahun tahun pengelolaannya dilakukan oleh Chevron Pacific Indonesia (CPI). Presiden percaya Pertamina bisa menjaga keberlanjutan pengelolaan Blok Rokan dan bermanfaat bagi daerah.

Presiden Joko Widodo menyampaikan ucapan selamatnya dalam vedio berdurasi 1 menit sehari setelah proses alih kelola Blok Rokan. “Selamat atas kembalinya pengelolaan Blok Rokan ini ke pangkuan Ibu Pertiwi dan selamat bekerja untuk seluruh tim dari Pertamina,” ujar Presiden.

Presiden Jokowi juga menyemangati seluruh tim Pertamina dan meminta untuk bekerja keras agar dapat menjaga keberlanjutan Blok Rokan ini sebagai penopang produksi minyak nasional serta meningkatkan kemanfaatan untuk daerah. “Saya percaya bahwa Pertamina mampu mengelola Blok Rokan ini,”imbuh Presiden.

Presiden juga mengingatkan bahwa proses pengalihan pengelolaan ini merupakan sebuah tantangan bagi Pertamina. “Kita ditantang untuk membuktikan kemampuan kita, jangan sampai produktivitas Blok Rokan menurun justru setelah kita kelola sendiri,”tandas Presiden Jokowi.

“Kita ditantang untuk membuktikan kemampuan kita, jangan sampai produktivitas Blok Rokan menurun justru setelah kita kelola sendiri,”tandas Presiden Jokowi.

Berdasarkan data saat ini, Pertamina melalui Pertamina Hulu Rokan mengelola wilayah kerja dengan luasan sekitar 6,453 km2 dengan 10 Lapangan utama yaitu Minas, Duri, Bangko, Bekasap, Balam South, Kotabatak, Petani, Pematang, Petapahan, Pager. Blok Rokan membentang di 5 (lima) Kabupaten Provinsi Riau yakni Kebupaten Bengkalis, Siak, Kampar, Rokan Hulu dan Rokan Hilir. Blok minyak strategis ini, merupakan terbesar kedua di Indonesia dengan target produksi minyak tahun 2021 sekitar 165.000 barel per hari atau sekitar 24% dari produksi nasional.

Sebelumnya, Pertamina menyampaikan komitmennya untuk mempertahankan produksi paska alih kelola dengan melakukan pengeboran yang telah ditetapkan dalam kurun waktu Agustus – Desember 2021 sebanyak 161 sumur yang terdiri dari 84 sumur baru dan 77 sumur eks Chevron. Selanjutnya pada tahun 2022 direncanakan akan ada tambahan kurang lebih sebanyak 500 sumur.(kris)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.