Presiden Minta BIN Lanjutkan Vaksinasi Door to door

Kepala BIN, Budi Gunawan

Jakarta,BeritaJuara.id- Badan Inteligen Negara (BIN) diminta untuk melanjutkan proses vaksinasi dari pintu ke pintu atau door to door. Cara itu terbukti efektif mempercepat vaksinasi di masyarakat.

Permintaan itu disampaikan Presiden Joko Widodo kepada BIN dalam konferensi pers Evaluasi Pelaksanaan PPKM Darurat di Jakarta, Sabtu (17/7/2021).

“Mengenai vaksinasi juga, seperti yang saya lihat kemarin, yang dilakukan oleh BIN. Vaksinasi door to door itu saya kira diteruskan,” kata Presiden.

Sebelumnya, BIN menyampaikan akan melakukan vaksin terhadap 50.000 orang di 14 provinsi dengan mendatangi rumah warga atau door to door.

Kepala BIN, Budi Gunawan, menyampaikan bahwa calon peserta vaksinasi tersebut terdiri atas 15.000 pelajar SMP, 15.000 pelajar SMA, dan 20.000 lainnya merupakan masyarakat umum. Adapun, 14 provinsi yang menjadi sasaran penyelenggaran vaksinasi pelajar dan door to door itu adalah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, D.I. Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, dan Papua.

Menurut Budi, program vaksinasi bagi pelajar merupakan wujud komitmen BIN yang sangat serius memberikan perhatian bagi anak usia 12—18 tahun, atau pelajar SMP dan SMA yang merupakan generasi penerus bangsa.

Budi menambahkan, mekanisme vaksinasi door to door mengadopsi cara beberapa negara lain yang sukses meningkatkan partisipasi dan menjangkau lebih luas masyarakat dalam program vaksinasi. “Semoga segala upaya dan ikhtiar ini bisa membantu mencapai target herd immunity menuju Indonesia yang hebat dalam mengatasi pandemi Covi-19 ini,” katanya. (kris)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.