Ny Putri Koster Lepas Ikan dan Rawat Taman Budaya Art Center

Denpasar, BeritaJuara – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali Ny Putri Suastini Koster terus memberikan perhatian terhadap keberadaan taman budaya Art Center.

Terlebih Dekranasda Bali mendapat ruang yang digunakan bagi perajin IKM Bali untuk berpameran. Sampai saat ini, Ny Putri Koster lebih sering menghabiskan waktu di taman budaya.

Dari keseharian yang diperhatikan, Ny Putri Koster mulai menata keberadaan taman budaya ini untuk menjadi lebih cantik dan indah.

“Taman budaya ini adalah pusat berkunjung bagi masyarakat Bali untuk mendapatkan hiburan kesenian, sehingga tata kelola taman juga harus diperhatikan. Dengan begitu pengunjung yang datang akan menjadi nyaman, tenteram, merasa damai dan tentu mendapatkan kebahagiaan,” ujar Putri dikutip akun IG Pemprov Bali, Minggu (40/1/2022).

Dengan cara memberikan perhatian dan perawatan yang baik, kata Ny Putri Koster, nantinya taman ini tentu akan dapat diberdayakan dan memiliki manfaat bagi seluruh komponen, baik itu para seniman yang akan tampil dan juga pengunjung yang menikmati kesenian dan pameran.

“Mari kita tumbuhkan rasa memiliki taman budaya yang merupakan warisan Prof IB Mantra ini, dengan cara membuang sampah pada tempatnya dan menjaga kelestarian lingkungannya saja sudah cukup.”

“Janganlah merusak bangunan yang sudah dibangun dengan megah dan kokoh ini, karena ini adalah milik pemerintah provinsi dan diperuntukkan bagi semua orang, khususnya masyarakat Bali,” imbuh Ny Putri Koster.

Salah satu yang mendapat perhatian teranyar adalah keberadaan empat kolam di areal taman budaya. Ny Putri Koster melepas 500 bibit ikan nila dan mujair.

“Ada empat kolam di sini, daripada kosong dan kumuh, lebih baik kita bersihkan. Sekalipun airnya tidak begitu tinggi dan besar, namun ikan-ikan ini harus dirawat dan dijaga,”

Ia meminta agar jangan dibiarkan orang di luar taman budaya yang tidak bertanggung jawab datang dan menangkap ikan dengan ‘sau’ atau kail pada saat belum waktunya.

“Sebaiknya diawasi juga anak-anak agar tidak mengambil ikan-ikan ini. Ayo dirawat, jika sudah besar di waktu beberapa bulan ke depan, lalu diadakan lomba memancing. Kan akan lebih bermanfaat bagi banyak pihak,” tegas Ny Putri Koster sesaat menebar bibit ikan yang bertepatan dengan rahina Tumpek Uye, Saniscara Kliwon Wuku Uye (29/1).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.