Menteri Basuki: Tol Gilimanuk-Mengwi Dilengkapi Jalur Sepeda

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Gubernur Bali Wayan Koster dalam sebuah kesempatan di awal 2022.

Denpasar, BeritaJuara – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengungkapkan Jalan Tol Gilimanuk-Mengwi di Bali akan dilengkapi jalur khusus sepeda guna mendukung pariwisata di wilayah tersebut.

“Ini mungkin jalan tol pertama yang ada jalur sepedanya di Indonesia, karena memang daerah wisata. Jadi kita juga harus menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat wisata,” ujar Menteri PUPR Basuki Hadimuljono saat menghadiri Penandatanganan Perjanjian Pembangunan Jalan Tol Gilimanuk – Mengwi di Bali sebagaimana dipantau secara virtual dikutip ANTARA pada Selasa, (8/3/2022).

Menteri Basuki menyinggung tentang Proyek Strategis Nasional (PSN) yang harus segera dilaksanakan, dimana Tol Gilimanuk-Mengwi, Tol Yogya-Solo, dan Tol Bawen-Yogya termasuk di dalamnya.

Lebih dari itu, ia berpesan pembangunan Tol Gilimanuk-Mengwi harus selalu menjaga dan memperhatikan keserasian pembangunan jalan tol dengan lingkungan.

“Kita akan membangun sebisanya dan sekuat tenaga untuk terus serta tetap menjaga lingkungan hidup. Tadinya kita akan membangun jalan tol di tengah Bali, tapi saya merasa kalau kita membuat jalan tol di tengah Pulau Bali yang membelah pasti banyak merusak lingkungan, sehingga kita mengambil yang jalur pantai,” kata Menteri Basuki yang dikenal humoris itu.

Jalan Tol Gilimanuk – Mengwi akan menjadi ruas kedua di Bali setelah Tol Bali Mandara yang bertujuan untuk pengembangan sektor pariwisata Bali, utamanya peningkatan konektivitas dari Pelabuhan Gilimanuk hingga ke Metropolitan Sarbagita yang kerap mengalami kemacetan.

Secara administratif kewilayahan, Tol Gilimanuk – Mengwi meliputi Kabupaten Tabanan, Kabupaten Badung dan Kabupaten Jembrana, yang dibangun dengan investasi Rp24,6 triliun. Konstruksinya akan dimulai pada Juni 2022 dan diharapkan selesai serta dioperasikan pada November 2024.

Jalan tol Gilimanuk – Mengwi direncanakan akan terbagi menjadi tiga seksi. Seksi 1 dengan panjang 54 km menghubungkan Gilimanuk dan Pekutatan. Selanjutnya, Seksi 2 dengan panjang 23 km yang menghubungkan Pekutatan dan Soka dan terakhir Seksi 3 sepanjang 18,9 km menghubungkan Soka dan Mengwi.

Untuk seksi tol Gilimanuk-Pekutatan akan dilengkapi empat lajur untuk dua arah kendaraan, sedangkan untuk seksi tol Pekutatan-Mengwi akan ditambah dengan lajur bagi sepeda motor, lajur khusus sepeda dan pejalan kaki.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.