Menkominfo : Pembangunan Infrastruktur TIK Selesai Tahun Depan

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny G.Plate (Foto : Dok. Kemenkominfo)

.

Jakarta, beritajuara.id- Kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dalam menangani pandemic Covid-19, tidak menghambat pembangunan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Ditargetkan, pembangunan infrastruktur TIK ini selesai tahun 2022.

Demikian disampaikan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny G.Plate,  dalam program Indonesia Town Hall Metro TV, Jakarta, Selasa (27/07/2021) malam.

“Kalau dilihat dari initial plan, rencananya (target penyelesaian infrastruktur TIK) itu tahun 2032, tapi Pak Jokowi memerintahkan kami Kominfo untuk menyelesaikan 10 tahun lebih awal. Ini kerja sungguh-sungguh pada saat PPKM dan PPKM tidak menghambat Kominfo untuk terus membangun.Karena imperative, menjadi keharusan bagi kita untuk mempercepat pembangunan infrastruktur TIK di Indonesia,” jelas Johnny.

Johnny menegaskan, Presiden  memberikan guaidance dan directive yang sangat jelas kepada Kementerian Kominfo bersama dengan seluruh ekosistem, dalam hal ini operator seluler untuk menyelesaikan pembangunan infrastruktur TIK menjangkau seluruh desa di Indonesia. Oleh karena itu,lanjutnya, dari total 83.218 desa dan kelurahan di Indonesia, saat ini telah tersedia cakupan sinyal telekomunikasi sebanyak 70.760.

“Masih tersisa 12.548 yang dalam proses penyelesaian pembangunan Base Transceiver Station (BTS), baik di wilayah 3T maupun non 3T. Dan ada 9.113 desa dan kelurahan di wilayah 3T yang menjadi domain dan tugasnya Kominfo, dan sisanya menjadi tugas dari operator seluler untuk menyelesaikan di wilayah komersial atau non 3T,” tandasnya.

Selain bersama operator seluler, Johnny juga menyampaikan terima kasih atas dukungan dari Komisi I DPR-RI dan Kementerian Keuangan yang mempunyai komitmen pembiayaan melalui fiskal atau APBN untuk menyelesaikan pembangunan infrastruktur TIK di wilayah 3T. “Dari program itu, tahun 2021 ini kita menyelesaikan pembangunan BTS di 4.200 desa dan kelurahan, tahun 2022 sisanya. Dengan demikian, tahun 2022 akan selesai seluruh infrastruktur BTS di seluruh wilayah 3T,” jelasnya.

Johnny menambahkan di saat yang bersamaan operator seluler juga berkomitmen untuk menyelesaikan pembangunan di 3.435 desa dan kelurahan di wilayah komersial.“Dengan demikian kita tentu berharap bahwa tahun 2022 nanti 4G akan menjadi fondasi utama pembangunan atau akselerasi transformasi digital kita,” tandasnya.(kris)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.