Luhut Minta Pasien Bergejala Ringan Masuk Isoter

Menko Marves, Luhut Binsar Pandjaitan,saat mengunjungi sentra vaksinasi dan Pusat Isolasi Terpusat (Isoter) di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (14/8/2021) (Foto : Kemenko Marves)

Bogor, beritajuara.id-  Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) meminta para pasien bergejala ringan untuk masuk ke tempat isolasi terpusat (Isoter). Menurutnya, pasien di Isoter akan dilayani dengan baik karena ada dokternnya, obat cukup, ada pemeriksaan dan makanan tersedia.

Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan hal ini saat mengunjungi beberapa Sentra Vaksinasi dan Pusat Isolasi Terpusat di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (14/8/2021).

“Berdasarkan data sampai kemarin, kasus aktif di Kabupaten Bogor masih ada 1.378. Dan ini perlu penangangan yang baik. Kelemahan kita itu karena isoman (isolasi mandiri) di rumah terlalu banyak. Kalau kena, paling bagus itu masuk Isoter. Karena di Isoter itu semua ada. Dokternya ada, makannya bagus, obatnya cukup, pemeriksaan lainnya bagus,” ujar Luhut sambil menambahkan  penanganan itu dilakukan salah satunya dengan menggencarkan 3T (testing, tracing, treatment ) serta memaksimalkan fasilitas Isolasi Terpusat (Isoter).

Luhut mengatakan sejauh ini tingkat persentase pasien isoman di Kabupaten Bogor ialah sebesar 51 persen. Untuk itu, lanjutnya, Pemda Kabupaten Bogor diharapkan untuk lebih kooperatif dan meningkatkan kinerja, khususnya memaksimalkan fasilitas Isoter yang sudah disiapkan pemerintah agar pasien bisa lebih terpantau dan tertangani dengan baik.

Luhut juga menyebutkan bahwa persentase kesembuhan pasien Isoter bisa mencapai 99.9 persen. Bahkan, di Buleleng tingkat kesembuhannya bisa mencapai 100%.

“Kami sudah sepakat, Bu Ade (Bupati Bogor) harus bisa menyuntik (vaksin) 100.000 per hari. Diharapkan mulai minggu depan sudah mulai bisa,” ujar Luhut sambil meminta  Pemda Kabupaten Bogor memberikan perhatian khusus vaksinasi bagi ibu hamil.

Saat kunjungan ke Bogor ini,  Menko Luhut didampingi oleh Menkes Budi Gunawan Sadikin dan Kepala BNPB Ganip Warsito. (kris)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.