Kerja Sama Singapura, Kawasan BBK Bakal Jadi Pelabuhan Internasional

Jakarta, BeritaJuara.id- Kawasan Batam-Bintan-Karimun (BBK) akan dijadikan pelabuhan (hub) logistik internasional. Pembangunan kawasan ini dikerjakan bersama antara Indonesia dan Singapura.

Demikian disampaikan Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartato, usai menggelar Pertemuan Tingkat Menteri Enam Kelompok Kerja Bilateral Singapura – Indonesia bersama Menteri Perdagangan dan Industri Singapura Gan Kim Yong, di Singapura, Rabu (14/7/2021) kemarin.

“Kawasan BBK dipersiapkan menjadi hub logistik internasional untuk mendukung integrasi dan persaingan industri, perdagangan, maritim dan pariwisata,” ujar Airlangga.

Kedua menteri berharap enam bidang kerja sama bisa menjadi motor pertumbuhan ekonomi pasca pandemi Covid-19. Implementasi dari rencana kerja yang telah disepakati bisa meningkatkan investasi dan memberikan lapangan pekerjaan bagi masyarakat.

Menteri Gan menerangkan, peningkatan investasi untuk membuka lapangan kerja akan menjadi modal bagi pemulihan ekonomi pasca pandemi. Tujuan tersebut disambut Airlangga sebagai peluang peningkatan investasi, mulai dari energi hijau, e-commerce, data center, hingga carbon trading.

Pada pertemuan tersebut juga membahas pentingnya green economy sebagai upaya untuk mencapai pembangunan berkelanjutan. Salah satu peluang kerja sama antara Indonesia dan Singapura adalah pengembangan green economy.

Pemerintah Indonesia telah mengeluarkan Peraturan Pemerintah (PP) No. 41 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas yang merupakan aturan pelaksanaan dari UU Cipta Kerja. PP tersebut bertujuan meningkatkan kemudahan pelayanan, kelancaran dan pengawasan arus lalu lintas barang dalam pemasukan barang ke atau pengeluaran barang dari Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas. (kris)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.