Jubir Bio Farma : 85 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Sudah Didistribusikan

Bandung, beritajuara.id-Per tanggal 29 Juli 2021, PT Bio farma secara kumulatif telah mendistribusikan sebanyak 85 juta dosis vaksin covid-19 ke semua tempat tujuan di 34 provinisi di Indonesia. Sementara Jumat (30/7)  kemarin, direncanakan sebanyak 1.106 dosis vaksin juga telah didistribusikan ke tempat tujuan.

Demikian disampaikan Juru Bicara PT Bio Farma, Bambang Heriyanto, dalam siaran pers Jumat (30/7/2021). “Sehingga dengan demikian, total Vaksin Covid-19 yang sudah terdistribusi secara akumulasi per tanggal 29 Juli  2021, telah terdistribusi sebanyak 85 juta dosis terdiri dari Coronavac 3 juta dosis, Covid-19 Bio Farma 67,7 juta dosis dan AZ 12,8 juta dosis,” ujar Bambang.

Kegiatan distribusi ini,kata Bambang, akan terus berjalan, dimana  tanggal 30 Juli 2021, direncanakan akan didistribusikan kembali ke 19 provinsi sebanyak 1.106.600 dosis vaksin yang terdiri dari Vaksin AstraZeneca 332.300 dosis dan Covid-19 Bio Farma sebanyak 774.300 dosis.

“Dalam proses pendistribusian sendiri, Bio Farma  memiliki tanggung jawab untuk pelaksanaan distribusi vaksin sejak dari Bio Farma, hingga  Kabupaten/Kota. Pelaksanaan distribusi tersebut tentu akan berdasarkan pada alokasi dan permintaan dari Kementerian Kesehatan,” jelas Bambang.

Dalam pendistribusian vaksin, kata Bambang, tetap harus memperhatikan ketersediaan atau stok vaksin yang siap didistribusikan atau sudah mendapatkan lot rilis dari Badan POM. Selain hal – hal tersebut, lanjutnya, Bio Farma juga akan mempertimbangkan kapasitas penyimpanan di Dinas Kesehatan tempat tujuan. 

Menurut Bambang, Bio Farma saat ini terus melakukan proses pendistribusian vaksin Covid-19 ke seluruh provinsi di Indonesia. Misalnya, sejak tanggal 26 Juli 2021 lalu, Bio Farma  telah mendistribusikan vaksin ke 34 provinsi, antara lain sebanyak 2,1 juta vaksin AstraZeneca.

Pada tanggal 28 Juli 2021, lanjutnya, sebanyak 1,6 juta terdiri dari vaksin AstraZeneca sebanyak 300,100 dosis dan Moderna sebanyak 1,3 juta dosis. Dan pada tanggal 29 Juli 2021 mengirimkan sebanyak 3,2 juta dosis vaksin terdiri dari 1,2 juta dosis vaksin AstraZeneca, 1,9 juta dosis vaksin Covid-19, dan 47,400 dosis vaksin Moderna. 

Bambang mengatakan untuk sisa stok di Bio Farma sendiri seperti Astrazeneca Covax maupun bilateral, dari 14,8 juta dosis yang diterima oleh Bio Farma, 12,8 juta diantaranya sudah terdistribusi sehingga sisa di Bio Farma, ada sekitar 2 juta dosis.

Sedangkan untuk vaksin Moderna, lanjutnya, dari 4,5 juta dosis yang diterima Bio Farma, sebanyak 1,5 juta dosis terdistribusi dan sisanya sebanyak 3 juta dosisi akan siap didistribusikan.

“Dengan demikian, secara akumulasi, sisa stok di Bio Farma sebanyak 5,1 juta ditambah dengan produk Covid-19 yang baru mendapatkan lot rilis per 29 Juli 2021, sebanyak 5,4 juta dosis. Sehingga total stok yang ada di Bio Farma sebanyak 10,5 juta dosis yang siap dikirim dan selain itu juga masih ada bulk yang dalam tahap produksi di Bio Farma”, jelas Bambang.

Bambang mengatakan Indonesia akan terus mendapat tambahan supplai vaksin Covid-19 sekitar 45 juta dosis yang direncanakan akan datang pada bulan Agustus 2021, yang terdiri dari Sinovac, AstraZeneca, Moderna dan Pfizer.(kris)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.