Jagung yang Ditanam Presiden Jokowi di Sorong Sudah Panen

Sorong, BeritaJuara – Jagung yang ditanam Presiden Joko Widodo di Lahan Jl. Tuturuga SP.1 Kelurahan Klamalu, Distrik Mariat, Kabupaten Sorong, Papua Barat akhirnya dipanen dan dapat hasil pada Selasa (25/1/2022).

Jagung yang dipanen itu ditanam oleh Presiden Jokowi pada 4 Oktober 2021. Adapun panen perdana jagung dihadiri Wakil Bupati Sorong, Suka Harjono. Ia merasa sangat bahagia karena di tengah situasi sulit akibat pandemi, warga Sorong bisa mendapatkan hasil dari panen jagung.

“Ini adalah hasil kerja keras kita semua yang mana dari mulai ditanam sampai saat ini kita bisa melakukan panen perdana, bapak ibu saat ini kita masih berada pada situasi Pandemi Covid- 19 yang mana semoga dengan keyakinan kita pandemi ini segera berlalu dan kita bisa melakukan aktivitas seperti biasa dan kegiatan kita ini dimonitor oleh pemerintah pusat,” ujar Suka.

Suka mengatakan penanaman jagung ini adalah suatu program ketahanan pangan yang cukup luar biasa, serta keberhasilan panen ini tidak terlepas dari kerjasama TNI Polri, kelompok tani dan pemerintah daerah.

“Apa yang selama ini dirasakan para peternak dengan bahan makan jagung sehingga pemerintah pusat mengembangkan pencanangan perdana penanaman jangung hibrida dan pemerintah daerah dan para kelompok tani diterima dengan baik dan hasilnya hari ini bisa kita lihat secara langsung,” ungkap Suka Harjono.

Suka juga mengaku selalu menyampaikan kepada Kepala dinas bahwa masih banyak lahan di kabupaten Sorong yang masih tidur alias belum digarap. Karena itu ia berharap agar Lahan itu bisa dimanfaatkan dengan menanam jagung hibrida.

“Dan hasilnya juga akan memberikan peningkatan ekonomi kepada masyarakat (kelompok tani) yang ada, para petani yang ada dikabupaten Sorong ini apabila saya melihat masih lebih menyukai menanam jagung manis dari pada jagung hibrida karena daya minat dan jual yang cukup tinggi,” paparnya.

“Mari kita sosialisasikan dengan baik terkait Jagung Hibrida untuk menjadi pakan bagi pengusaha ternak dan lain-lain, serta bila kita lihat bahwa wilayah Kabupaten Sorong merupakan lumbung pangan bagi Wilayah kota dan kabupaten lainnya.”

Asisten II Bidang ekonomi dan pembangunan Setda Provinsi Papua Barat Melkias Warinussa, SE., MH dalam sambutannya juga menambahkan bahwa Potensi lahan pertanian dipapua barat seluas 269.411 Ha dengan jumlah penduduk yang terus meningkat serta berdasarkan potensi peningkatan tersebut kita dapat meningkatkan ketahanan pangan serta dampak pandemi Covid 19 yang sangat memberikan pengaruh kepada semua lini sehingga hal ini merupakan satu hal kendala yang kita alami.

Saat ini kita berada pada lahan pencanangan panen jagung perdana yang ditanam oleh bapak presiden RI serta pencanangan tanam jagung merupakan tanaman yang bertujuan untuk ketahanan pangan yang dibutuhkan oleh para peternak oleh karena itu mari kita tingkatkan program dan produk tersebut sehingga terus maju, dan kepada generasi muda marilah bergabung dalam petani milenial untuk menjaga potensi lahan serta untuk meningkatkan perekonomian masyarakat yang ada.

Ada beberapa yang saya sampaikan bahwa kepada TNI kami mengaharapakan agar ada duta pertanian dari TNI untuk peningkatan ketahanan pangan Yang ada di wilayah Prov. Papua Barat, kita bisa lihat diwilayah Jawa Barat yang sangat membutuhkan jangung karena disana banyak para peternak sehingga dari hasil panen jangung kita nantinya bisa dijual ke sana.

Kepada para kelompok tani yang ada, Gubernur mengucapkan terimakasih atas keberhasilan tanaman jagung ini, sehingga harapan kita semua lahan yang ada teruslah dimanfaatkan sehingga memberikan nilai yang ekonomis dan jangan menjadi lahan tidur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *