Alissa Wahid : Kepala Daerah Perlu Miliki Pola Pikir Nasional

Direktur Jaringan Gusdurian, Alissa Wahid (Foto : Kemendagri)

Jakarta, beritajuara.id,- Direktur Jaringan Gusdurian. Alissa Wahid. menekankan pentingnya kepala daerah memiliki pola pikir atau cara pandang nasional, bukan hanya lokal.

Alissa Wahid menyampaukan hal ini dalam Podcast Ngobrol Politik Indonesia (Ngopi) Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri (Ditjen Polpum Kemendagri) bertemakan Karakter Bangsa Sebagai Identitas Diri, Senin (9/8/2021) siang.

Alissa juga mengajak  warga Indonesia harus menjadi warga global, dalam artian harus bersama masyarakat global untuk bekerja keras bersama, menyelesaikan masalah, misalnya kemiskinan yang terjadi pada dunia ini.

“Saya sebagai Duta SDGs harus menyelesaikan masalah, misalnya masalah kemiskinan yang terjadi di beberapa negara di dunia,” ujarnya.

Sejalan dengan proses pendewasaan diri, kata  Alissa, sebagai warga negara, harus punya harapan kepada negara ini. Pemerintah selaku pemegang kendali harus terus mengakomodir kepentingan warganya.

“Pemerintah juga harus terus berupaya melawan berita hoax dengan mengeluarkan klarifikasi melalui Kemenkominfo, agar masyarakat tidak termakan dengan berita hoax yang sering menyebar di negara ini,” tambahnya.

Putri Presiden RI keempat Abdurrahman Wahid (Gus Dur) itu juga mengingatkan pemerintah untuk melakukan akselerasi kinerja dan juga menghilangkan praktik korupsi di pemerintahan.

“Komunikasi publik harus lebih banyak dibangun, sehingga masyarakat mendapat langsung info resmi dari pemerintah, serta merespon berita fitnah atau berita hoax yang beredar di masyarakat dengan bekerja sama melalui Kemenkominfo,” tandasnya.

Ditjen Polpum Kemendagri secara berkala menggelar Podcast bertemakan isu-isu Kebangsaan dan Nasionalisme. Podcast Ngobrol Politik Indonesia (Ngopi) Ditjen Polpum Kemendagri bisa disaksikan secara langsung maupun rekamannya di channel Youtube Ditjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri. (kris)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.